Jutaan Konten Judi Online Diblokir, Jaringan Terus Beregenerasi

Komdigi menangani jutaan konten judi online, tetapi jaringan terus mencari jalur penyebaran baru

Meutya Hafid dalam acara GEBUK JUDOL, 1 Oktober 2026. Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi.

JAKARTA, folitimes.id – Pemerintah terus mempersempit ruang operasi judi online setelah jutaan konten ditangani sepanjang periode penindakan terbaru. Kementerian Komunikasi dan Digital tidak lagi hanya mengejar situs, tetapi mulai memperkuat koordinasi untuk memutus rekening serta jalur pembayaran yang menopang transaksi perjudian.

Jutaan Konten Sudah Ditangani

Komdigi mencatat sekitar 4,1 juta konten perjudian online telah ditangani dalam periode yang dilaporkan pemerintah. Sekitar 3,6 juta di antaranya berupa situs atau alamat IP yang berkaitan dengan perjudian.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menempatkan judi online sebagai kejahatan yang bergerak lintas batas. Pemerintah karena itu membutuhkan kerja sama antara kementerian, lembaga penegak hukum, industri keuangan dan platform digital.

Rekening Menjadi Titik Serang Berikutnya

Pemerintah kemudian memperkuat pendekatan terhadap aliran dana. Rekening yang diduga terkait aktivitas perjudian dilaporkan kepada lembaga terkait untuk menjalani pemeriksaan dan tindak lanjut.

Pemutusan rekening mempunyai karakter berbeda dengan pemblokiran situs. Situs baru dapat dibuat relatif cepat, tetapi transaksi tetap membutuhkan sistem pembayaran yang dapat menerima dan memindahkan uang.

Pemblokiran Harus Mengejar Kecepatan Regenerasi

Besarnya jumlah konten yang diblokir dapat dibaca dari dua sisi. Di satu sisi, angka tersebut menunjukkan aktivitas penindakan berlangsung masif.

Di sisi lain, jutaan temuan juga memperlihatkan kemampuan jaringan perjudian menciptakan atau menggunakan saluran baru. Jika jumlah kanal baru tumbuh lebih cepat daripada penindakan, pemblokiran akan selalu berada satu langkah di belakang.

Judi Online Menjadi Masalah Transnasional

Meutya Hafid menegaskan pemerintah tidak akan berhenti memutus akses terhadap jaringan perjudian. Pemerintah melihat masalah tersebut sebagai kejahatan transnasional karena infrastruktur dan pengelolanya dapat berada di luar wilayah Indonesia.

Perang terhadap judi online tidak akan dimenangkan hanya dengan menghitung jumlah situs yang hilang. Ukuran yang lebih menentukan adalah apakah jaringan kehilangan akses terhadap uang, pemain dan infrastruktur yang membuatnya terus beregenerasi.

Sumber: www.komdigi.go.id.

✆
Saluran Resmi
Ikuti WhatsApp Channel folitimes.id
Dapatkan update berita terbaru, isu publik, peristiwa daerah, dan kabar penting Kalimantan Tengah langsung dari saluran resmi folitimes.id.
folitimes.id — Membaca Untuk Memahami

Kerja Sama Media

Jalin Kerja Sama Bersama folitimes.id

Buka peluang kolaborasi untuk publikasi, media partner, promosi usaha, branding, dan penyebarluasan informasi bersama folitimes.id untuk bisnis, lembaga, komunitas, maupun instansi.

Publikasi Media Partner Promosi Branding

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *