Ilustrasi AI/Folitimes.id. Gambar ini bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
JAKARTA, folitimes.id – Pemerintah memperketat strategi menjaga pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian pasar global. Kementerian ESDM meminta Pertamina lebih aktif mencari minyak mentah dan BBM dari negara yang memiliki kelebihan stok.
Strategi yang disebut sebagai metode hunting itu menunjukkan pemerintah tidak hanya mengandalkan mekanisme pengadaan rutin.
Pasokan BBM Menjadi Perhatian
Perubahan kondisi geopolitik membuat keamanan pasokan menjadi faktor penting.
Pemerintah harus menjaga keseimbangan antara ketersediaan BBM, biaya impor dan kebijakan mempertahankan harga bagi masyarakat.
Pertamina Diminta Aktif
Kementerian ESDM mendorong Pertamina mencari sumber minyak secara langsung ke berbagai negara.
Pendekatan tersebut membuka kemungkinan diversifikasi pemasok sehingga Indonesia tidak terlalu bergantung pada satu kawasan.
Harga Masih Bertahan
Di tengah upaya mencari pasokan baru, harga BBM domestik pada awal Oktober relatif stabil.
Kondisi ini membuat tantangan pemerintah berada di belakang harga yang dilihat konsumen, yakni memastikan stok tetap tersedia tanpa memicu tekanan biaya yang lebih besar.
Geopolitik Mengubah Peta
Konflik dan ketegangan di kawasan produsen energi dapat mengubah jalur perdagangan serta premi risiko minyak.
Indonesia sebagai negara pengimpor harus menghadapi dampak perubahan tersebut melalui diversifikasi sumber pasokan.
Risiko Fiskal Perlu Dijaga
Kenaikan harga impor dapat memperbesar tekanan terhadap subsidi dan kompensasi energi.
Karena itu, keputusan pembelian tidak hanya menyangkut volume minyak, tetapi juga harga, biaya angkut dan keamanan jalur pengiriman.
Ketahanan Energi Diuji
Strategi hunting menjadi tanda bahwa ketahanan energi tidak dapat bergantung pada kondisi pasar yang normal.
Pemerintah kini menghadapi tantangan memastikan pasokan, menjaga harga dan mengendalikan beban fiskal secara bersamaan.














