Pembukaan IMSO-23 di Depok. Foto: Laily/Kemendikdasmen.
DEPOK, folitimes.id – Sebanyak 404 murid dari 23 negara mengikuti International Mathematics and Science Olympiad ke-23 di Indonesia pada 2–7 Oktober 2026. Indonesia menurunkan 63 peserta yang terdiri atas 32 murid bidang matematika dan 31 murid bidang sains.
Sebanyak 63 Murid Membawa Nama Indonesia
Peserta Indonesia tidak dipilih melalui satu jalur. Sebagian berasal dari peraih medali Olimpiade Sains Nasional, sedangkan peserta lain masuk melalui seleksi mandiri Klinik Pendidikan MIPA yang berlangsung dalam tiga tahap.
Kompetisi Berlangsung Tiga Kategori
Kompetisi utama IMSO-23 dilaksanakan pada 4–5 Oktober. Peserta menghadapi Teori I, Teori II serta Eksplorasi dan Eksperimen.
“Selaras dengan tema ‘Where Young Minds Meet, Discover, Compete, and Inspire!’, kami berharap IMSO tidak hanya menjadi arena bertanding, tetapi juga sarana membangun rasa kebersamaan, berbagi pengalaman, dan memperluas jaringan antar-generasi muda berprestasi dari berbagai belahan dunia,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.
Indonesia Menjadi Tempat Lahir IMSO
Kembalinya IMSO ke Indonesia mempunyai makna historis. Kompetisi tersebut pertama kali digagas dan diselenggarakan di Jakarta pada 2004.
Hasil Medali Belum Boleh Didahului
Kompetisi utama baru selesai pada 5 Oktober dan rangkaian IMSO-23 dijadwalkan ditutup pada 6 Oktober. Karena itu, hasil medali Indonesia belum boleh diasumsikan sebelum pengumuman resmi.
Indonesia membawa 63 peserta menghadapi ratusan talenta dari 23 negara. Ujian sebenarnya bukan hanya berapa medali yang diraih, tetapi apakah kompetisi ini menghasilkan jalur pembinaan yang membuat talenta muda terus berkembang setelah IMSO berakhir.
Sumber: www.kemendikdasmen.go.id.














