Konferensi pers prakiraan musim hujan 2026/2027, 22 September 2026. Foto: BMKG; penyesuaian komposisi dengan AI. Foto konteks informasi iklim.
JAKARTA, folitimes.id – BMKG memperingatkan potensi angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia selama 9–15 Oktober 2026. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan termasuk kawasan yang perlu waspada.
Dua Pertiga Wilayah Berpotensi Kering
Selain itu, BMKG memperkirakan 66,09 persen wilayah mengalami curah hujan kategori rendah pada dasarian kedua Oktober.
Angin Kencang di Kalimantan
Sementara itu, peringatan angin kencang mencakup Kalimantan Tengah dan Selatan pada 9–11 serta 12–15 Oktober. Angin dapat mengganggu aktivitas luar ruangan.
Lebih lanjut, di kawasan rawan karhutla, perubahan angin juga dapat memengaruhi penjalaran api.
Hujan Lebat Tetap Mungkin
Selain itu, BMKG menempatkan Sumatera Utara, Bengkulu, dan Jawa Barat pada kategori Siaga hujan lebat untuk 9–11 Oktober. Pada 12–15 Oktober, kategori Siaga mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Papua Pegunungan.
Sementara itu, kondisi kering nasional dapat beriringan dengan hujan lebat lokal.
Titik Panas di Tiga Kawasan
Lebih lanjut, pemantauan 7 Oktober mencatat 531 titik panas di Papua–Maluku, 364 di Kalimantan, dan 340 di Sumatera.
Selain itu, titik panas bukan jumlah kebakaran terkonfirmasi dan bukan ukuran luas lahan terbakar.
El Niño Menekan Pembentukan Hujan
El Niño sangat kuat dan Indian Ocean Dipole positif memengaruhi pola atmosfer. Namun, dinamika lokal masih dapat memicu hujan.
Prakiraan nasional tidak menggantikan peringatan harian daerah.
Masyarakat Perlu Mengantisipasi Dua Ancaman
Pemerintah mengingatkan warga agar menghemat air, mencegah pembakaran, serta mewaspadai hujan lebat dan angin kencang.
Perkembangan cuaca dapat berubah sehingga pembaruan resmi BMKG perlu terus diikuti.
Sumber rujukan: Keterangan resmi pemerintah.










