Dokumentasi FESyar Jawa 2026, 25–27 September 2026. Foto: Bank Indonesia. Foto konteks kegiatan ekonomi, bukan dokumentasi pengumuman statistik September.
JAKARTA, folitimes.id – Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen September 2026 sebesar 118,1. Angka tersebut tetap berada di atas batas optimistis 100.
Indeks Tetap Optimistis
Selain itu, survei BI terbit pada 8 Oktober 2026.
Harapan Masa Depan Menguat
Sementara itu, indeks Ekspektasi Konsumen mencapai 128,7, naik dari 127,6 pada Agustus. Kenaikan menunjukkan harapan responden terhadap kondisi mendatang.
Lebih lanjut, ekspektasi bukan jaminan perbaikan ekonomi aktual.
Penilaian Kondisi Kini Menurun
Selain itu, indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini turun menjadi 107,5 dari 109,4 pada Agustus. Penurunan sebesar 1,9 poin perlu menjadi perhatian.
Sementara itu, meskipun turun, indeks tetap berada di atas 100.
Dua Indikator Bergerak Berlawanan
Lebih lanjut, harapan masa depan meningkat ketika penilaian terhadap keadaan kini menurun. Kedua indikator menggambarkan dimensi berbeda dari keyakinan konsumen.
Selain itu, penyebab perubahan membutuhkan rincian survei tambahan.
Optimisme Tidak Sama dengan Belanja
Rumah tangga dapat optimistis sambil menahan konsumsi. Keputusan belanja juga dipengaruhi penghasilan dan kebutuhan tabungan.
IKK perlu dibaca bersama penjualan eceran dan inflasi.
Pemerintah Perlu Memantau Data Aktual
Keyakinan konsumen hanya salah satu indikator ekonomi. Pemerintah juga perlu memeriksa pekerjaan, pendapatan, dan harga.
Perbaikan kondisi aktual menjadi penentu daya beli jangka panjang.
Sumber rujukan: Keterangan resmi pemerintah.








