Ilustrasi AI/Folitimes.id, bukan dokumentasi atau data perdagangan IHSG aktual.
JAKARTA, folitimes.id – Indeks Harga Saham Gabungan membuka perdagangan Senin, 5 Oktober 2026, dengan kenaikan 18,27 poin atau 0,30 persen ke posisi 6.055,16. Penguatan terjadi setelah indeks mampu mempertahankan level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Indeks LQ45 ikut naik 1,90 poin atau 0,32 persen menjadi 597,36. Namun, penguatan pada awal perdagangan belum otomatis mengubah tren pasar karena IHSG masih menghadapi sejumlah area resistance dan risiko koreksi.
Sentimen The Fed Mengangkat Pasar Asia
Pergerakan IHSG mengikuti kecenderungan penguatan bursa kawasan Asia. Salah satu sentimen datang dari berkurangnya ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat akan mengambil kebijakan lebih hawkish pada pertemuan Oktober.
Area 6.095 Menjadi Ujian Terdekat
Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menempatkan 6.095 sebagai salah satu area yang perlu diuji apabila IHSG melanjutkan penguatan. Setelah itu, indeks menghadapi area 6.111 hingga 6.121.
“Jika IHSG kembali menguat, IHSG menguji 6.095, kemudian 6.111–6.121. Sebaliknya jika kembali melemah, IHSG rentan kembali support 5.979 atau 5.973 dan break level tersebut dapat membuka ruang penurunan menuju 5.898,” ujar Liza.
Investor Jangan Membaca Data Intraday Sebagai Final
Kenaikan 18,27 poin merupakan posisi pembukaan, bukan hasil perdagangan harian. Perbedaan tersebut penting karena indeks dapat bergerak selama sesi berlangsung.
Penguatan IHSG pada 5 Oktober memberi sinyal awal pemulihan, tetapi level 6.095 hingga 6.121 menjadi ujian berikutnya. Pasar baru memperoleh konfirmasi lebih kuat apabila kenaikan mampu bertahan dan tidak kembali kehilangan level psikologis 6.000.
Sumber: www.antaranews.com, www.antaranews.com.














