Pemadaman kebakaran di Jalan Kapuk Utara, 8 Oktober 2026. Foto: Anita Karyati/Beritajakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
JAKARTA, folitimes.id – Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat di Jalan Kapuk Utara III, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (8/10/2026). Api menghanguskan 26 rumah dan 10 lapak di area sekitar 5.000 meter persegi.
Petugas bersama warga mengevakuasi sedikitnya 45 orang dari 22 keluarga. Pemerintah daerah tidak melaporkan korban meninggal dalam kejadian tersebut.
Api Muncul dari Kawasan Lapak Warga
Berdasarkan keterangan saksi yang diterima petugas, api terlihat membesar sekitar pukul 05.30 WIB. Kobaran awal muncul dari salah satu lapak sebelum merambat menuju bangunan lain.
Kondisi permukiman yang padat membuat penanganan membutuhkan pengerahan banyak personel. Petugas harus mencegah api menjangkau rumah lain.
Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan hasil penyelidikan. Karena itu, dugaan gangguan kelistrikan belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan akhir.
Petugas Terima Laporan Pukul 06.15 WIB
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan kronologi penanganan di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Petugas menerima laporan sekitar pukul 06.15 WIB. Lima menit kemudian, tim pertama tiba di lokasi dan menghadapi api yang sudah membesar.
“Sebanyak 21 unit mobil pemadam dengan kekuatan 105 personel langsung kami kerahkan ke lokasi,” ujar Gatot.
Pengerahan personel bertujuan mempercepat pemadaman sekaligus membatasi perambatan api.
Pemadaman Berlangsung Lebih dari Empat Jam
Tim mulai melakukan pendinginan pada pukul 07.58 WIB. Petugas kemudian menuntaskan seluruh proses pemadaman sekitar pukul 10.23 WIB.
Rentang waktu tersebut menunjukkan besarnya pekerjaan petugas, mulai dari menguasai kobaran hingga memastikan tidak ada api yang kembali menyala.
Gatot menjelaskan bahwa api menjangkau bangunan di dua wilayah RT. Sebanyak 15 rumah terdampak berada di RT 15.
Sementara itu, RT 17 mencatat 11 rumah dan 10 lapak terdampak.
Sebanyak 45 Warga Berhasil Dievakuasi
Petugas bersama masyarakat mengevakuasi 45 orang dari 22 keluarga.
Angka itu menggambarkan jumlah warga yang tercatat dalam evakuasi awal. Namun, pendataan keseluruhan warga terdampak masih berlangsung.
Belum tersedia rincian lengkap mengenai kebutuhan hunian sementara setiap keluarga. Pemerintah daerah masih harus memastikan kondisi bangunan dan kebutuhan dasar para korban.
Pemerintah Menyiapkan Bantuan Darurat
Lurah Kapuk Muara, Aditya Riski Primianto, menyatakan pemerintah kelurahan telah turun menangani dampak kebakaran.
Petugas berkoordinasi dengan Dinas Sosial, PMI, dan BPBD DKI Jakarta. Koordinasi tersebut mencakup bantuan makanan siap saji dan persiapan tempat pengungsian apabila warga membutuhkan.
Pendataan menjadi tahap penting karena dampak kebakaran tidak berhenti ketika api padam. Warga juga harus menghadapi kerusakan rumah dan kehilangan barang.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Pemeriksaan penyebab kebakaran menjadi bagian penting dari penanganan lanjutan.
Saksi menyebut api pertama kali terlihat dari kawasan lapak. Namun, keterangan mengenai titik awal belum otomatis menjelaskan penyebab teknis kebakaran.
Petugas menyatakan kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kejadian.
Hasil penyelidikan diperlukan untuk menjelaskan sumber api dan langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang.
Sumber rujukan: Keterangan resmi pemerintah.














