PALANGKA RAYA, folitimes.id – Aksi balapan liar dan penggunaan knalpot bising di sejumlah ruas jalan Kota Palangka Raya masih menjadi ancaman serius bagi ketertiban masyarakat. Meski aparat kepolisian telah meningkatkan patroli malam hingga mendirikan pos penjagaan di beberapa titik rawan, para pelaku diduga tetap nekat menggelar aksi kebut-kebutan.
Situasi ini memicu reaksi keras dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya, Bush Valentino. Ia menilai para pelaku balapan liar seolah tidak lagi mengindahkan aturan maupun tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
“Patroli sudah ditingkatkan, pos penjagaan juga sudah dibangun di sejumlah lokasi, tetapi mereka masih tetap melakukan balapan liar. Ini jelas sangat meresahkan masyarakat,” ujar Bush Valentino kepada wartawan, Jumat (29/5/2026) malam.
Fenomena balapan liar di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu belakangan kembali menjadi sorotan warga. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, suara knalpot bising pada malam hingga dini hari disebut memicu keresahan masyarakat di kawasan permukiman.
Ironisnya, aktivitas tersebut diduga tetap berlangsung meski aparat dari Satlantas Polresta Palangka Raya beberapa kali melakukan penindakan dan pengamanan kendaraan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai efek jera terhadap para pelaku.
Bush Valentino menegaskan pihaknya siap bersinergi bersama aparat kepolisian dalam mendukung penertiban demi menjaga keamanan dan ketertiban kota. Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama.
“Di bawah komando saya, anggota Pemuda Pancasila siap membantu aparat kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Karena balapan liar dan knalpot bising ini sudah sangat mengganggu masyarakat,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah Satlantas Polresta Palangka Raya yang dinilai konsisten melakukan patroli serta penindakan terhadap aktivitas balapan liar di sejumlah titik.
“Kami mengapresiasi tindakan tegas dari Satlantas Polresta Palangka Raya. Harapannya masyarakat bisa merasa aman, nyaman, dan tenang saat beraktivitas malam hari,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas balapan liar dilaporkan masih kerap muncul pada malam akhir pekan di beberapa ruas jalan protokol Kota Palangka Raya. Warga berharap aparat bersama seluruh elemen masyarakat dapat benar-benar memutus rantai aktivitas yang selama ini dinilai membahayakan pengguna jalan lain.















