PALANGKA RAYA, FOLITIMES.ID — Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi dalam ulasan cuaca mingguan BMKG yang diterbitkan Selasa, 22 September 2026. Lembaga tersebut mencatat 5.283 titik hingga 21 September dalam pembahasan pemantauan sepuluh hari terakhir.
Angka titik panas merupakan hasil deteksi yang perlu dibedakan dari jumlah kejadian kebakaran terkonfirmasi. Data itu tidak boleh dibaca sebagai 5.283 peristiwa kebakaran dalam satu hari.
BMKG menyebut, “Atmosfer yang relatif kering masih terpantau di sejumlah wilayah Indonesia, terutama sebagian Sumatra dan Kalimantan,” dalam ulasan resminya.
Meski kondisi kering masih menjadi perhatian, Kalteng termasuk wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan hujan berintensitas sedang pada 22–24 September dan 25–28 September 2026. Prakiraan regional tersebut tidak berarti hujan akan merata di setiap lokasi.
BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer regional dapat mendukung pembentukan awan hujan secara lokal. Karena itu, masyarakat perlu mengikuti pembaruan prakiraan sesuai lokasi dan waktu kegiatan.
Lembaga tersebut juga meminta kewaspadaan terhadap kekeringan dan karhutla, penghematan air, serta pelaporan indikasi titik api. Pembukaan lahan dan pembakaran sampah secara sembarangan diminta dihindari, terutama di kawasan mudah terbakar.
Sumber fakta dan kutipan: BMKG. Naskah disusun ulang oleh Redaksi Folitimes berdasarkan publikasi resmi.
Gambar: ilustrasi buatan AI, bukan foto dokumentasi kejadian.














