Menuju Porprov 2026, Ribuan Atlet Kalteng Masuk Tahap Penjaringan

7.809 Atlet Kalteng Siap Bertarung di Porprov 2026

Sebanyak 7.809 atlet dari 14 kabupatenkota di Kalimantan Tengah resmi terdaftar dalam Porprov 2026

PALANGKA RAYA- folitimes,id- Penutupan pendaftaran atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 resmi ditutup. dari data mencatat 7.809 atlet dari 14 kabupaten/kota siap untuk berlaga dalam pekan tahunan olahraga pada tingkat provinsi Kalimantan tengah ini.  Namun, di balik capaian tersebut, muncul pertanyaan serius mengenai akurasi, validitas, dan potensi “penggelembungan” data yang kini memasuki tahap verifikasi.

Data resmi yang dihimpun hingga batas akhir 30 April 2026 pukul 23.59 WIB itu diklaim telah dilaporkan ke pengurus KONI provinsi, cabang olahraga (cabor), dan KONI daerah. Kepala Sekretariat KONI Kalteng, Qudit Maseh, menyebut proses selanjutnya adalah verifikasi menyeluruh oleh tim internal.

Sebanyak 7.809 atlet dari 14 kabupatenkota di Kalimantan Tengah resmi terdaftar dalam Porprov 2026

“Pendaftaran sudah ditutup. Total 7.809 atlet dari 14 kabupaten/kota. Berikutnya masuk tahap verifikasi data dan dokumen,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Namun, tahap verifikasi ini justru menjadi titik krusial. Sejumlah sumber internal menyebutkan bahwa dalam setiap gelaran multi-event seperti Porprov, potensi masalah kerap muncul pada fase ini—mulai dari data ganda, atlet tidak aktif, hingga administrasi yang tidak memenuhi syarat.

Koordinasi lanjutan akan dilakukan melalui pertemuan daring antara tim IT SEGA Porprov, sekretariat KONI, dan operator daerah. Agenda utamanya adalah menyamakan persepsi sekaligus menyisir kemungkinan ketidaksesuaian data.

“Semua admin dan operator daerah akan dilibatkan. Kita akan bahas detail teknis verifikasi,” kata Qudit.

Di sisi lain, Ketua KONI Kalteng, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi daerah. Namun, ia juga mengakui bahwa kondisi efisiensi anggaran saat ini menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan kualitas pelaksanaan.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan lanjutan: apakah tingginya jumlah atlet sebanding dengan kesiapan anggaran, fasilitas, dan kualitas pembinaan?

Porprov Kalteng XIII dijadwalkan berlangsung Oktober 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat. Sejumlah persiapan fisik seperti renovasi venue disebut terus berjalan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kesiapan tidak hanya soal infrastruktur, melainkan juga integritas data peserta.

Aktivitas latihan atlet di berbagai daerah memang dilaporkan meningkat, termasuk pemusatan latihan (TC). Meski demikian, tanpa verifikasi ketat, jumlah besar atlet justru berisiko menjadi angka administratif semata, bukan cerminan kekuatan riil olahraga daerah.

Dengan angka mencapai ribuan, publik kini menunggu: apakah 7.809 atlet tersebut benar-benar valid, atau hanya angka yang akan “menyusut” setelah proses verifikasi selesai? Adm

iklan Siap Pasang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *