Herdman Memangkas Skuad, Garuda Mengejar Gelar Pertama

Kemenangan tiga gol belum menjamin kesiapan Indonesia menghadapi tekanan turnamen Asia Tenggara sesungguhnya

piala AFF 2026
Ilustrasi pelatih memantau persaingan pemain Timnas Indonesia sebelum menentukan skuad akhir untuk Piala AFF 2026.

GIANYAR, folitimes.id – Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman mulai mengerucutkan skuad menjelang Piala AFF 2026. Ia harus memangkas hampir separuh peserta pemusatan latihan sebelum pertandingan pertama.

Indonesia memanggil 50 pemain pada tahap awal. Herdman selanjutnya akan memilih sekitar 23 hingga 26 nama.

Proses seleksi berlanjut setelah Indonesia mengalahkan Bali United dengan skor 3-0. Laga uji coba berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, menjelang 22 Juli 2026.

“Tadi merupakan penampilan tim yang sangat kuat,” kata John Herdman, Pelatih Tim Nasional Indonesia, seusai pertandingan.

Skor Besar Belum Menjawab Semua Masalah

Kemenangan memberi sinyal positif terhadap perkembangan pola permainan. Namun, uji coba tidak menghadirkan tekanan yang sama dengan pertandingan turnamen.

Herdman masih perlu menguji organisasi pertahanan, transisi, konsentrasi, serta penyelesaian akhir. Tim juga harus mampu mengubah strategi ketika lawan menutup ruang.

Pelatih tidak cukup memilih pemain berdasarkan popularitas atau nama besar. Ia membutuhkan pemain yang memahami fungsi dan menjaga disiplin sepanjang laga.

Komposisi tim harus menggabungkan pengalaman dan tenaga muda. Turnamen panjang juga menuntut kedalaman pemain pada setiap posisi.

Kamboja Menjadi Pintu Pertama

Piala AFF 2026 berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus. Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.

Garuda akan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 27 Juli 2026. Kemenangan pada laga pertama dapat mengurangi tekanan.

Namun, Indonesia tidak boleh meremehkan lawan. Kesalahan pada pertandingan pembuka dapat mengganggu posisi sebelum menghadapi Vietnam dan Singapura.

Vietnam tetap menjadi pesaing utama. Mereka memiliki organisasi permainan, pengalaman turnamen, dan kemampuan menjaga tempo.

Trofi Menjadi Ukuran Sebenarnya

Indonesia belum pernah menjuarai turnamen senior Asia Tenggara tersebut. Garuda beberapa kali mencapai final, tetapi selalu gagal melewati pertandingan penentu.

Herdman membawa pengalaman internasional. Namun, reputasi pelatih tidak otomatis menghapus kelemahan yang berulang.

Indonesia kerap kehilangan ketenangan ketika tekanan meningkat. Tim juga sering membuang peluang dan kehilangan kendali pada momen penting.

Keputusan memilih skuad akan menjadi ujian awal Herdman. Publik akan melihat apakah ia membangun tim berdasarkan kebutuhan taktik atau sekadar mengumpulkan pemain terbaik.

Saluran Resmi
Ikuti WhatsApp Channel folitimes.id
Dapatkan update berita terbaru, isu publik, peristiwa daerah, dan kabar penting Kalimantan Tengah langsung dari saluran resmi folitimes.id.
folitimes.id — Membaca Untuk Memahami

iklan Siap Pasang
Kerja Sama Media

Jalin Kerja Sama Bersama folitimes.id

Buka peluang kolaborasi untuk publikasi, media partner, promosi usaha, branding, dan penyebarluasan informasi bersama folitimes.id untuk bisnis, lembaga, komunitas, maupun instansi.

Publikasi Media Partner Promosi Branding

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *