Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Penyerangan di Tumbang Kalemei

Tiga terduga pelaku penyerangan polisi saat operasi narkotika di Katingan ditangkap, penyidik masih memburu pelaku lainnya.

Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Penyerangan di Tumbang Kalemei
Ilustrasi penangkapan terduga pelaku penyerangan terhadap personel Polri dalam pengungkapan kasus dugaan peredaran narkotika di Kabupaten Katingan.

KATINGAN, folitimes.id – Polres Katingan menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel kepolisian saat operasi penggerebekan dugaan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Penyidik kini mendalami peran masing-masing terduga pelaku dalam peristiwa yang menewaskan seorang anggota Polri.

Ketiga terduga pelaku berinisial R, S, dan N. Penyidik menangkap mereka sebagai bagian dari pengembangan kasus penyerangan yang terjadi saat operasi pemberantasan dugaan jaringan narkotika pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penangkapan tersebut.

“Ada tiga terduga pelaku yang sudah kita amankan,” ujar Dodik saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Penyidik Terus Dalami Peran Terduga Pelaku

Meski sudah menangkap tiga orang, penyidik belum menjelaskan secara rinci peran masing-masing dalam penyerangan itu. Tim penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

Dodik mengatakan penyidik terus mengembangkan perkara agar dapat mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara utuh.

“Masih dalam proses pengembangan dan pendalaman,” katanya.

Saat ditanya mengenai dugaan keterlibatan ketiganya dalam pembacokan terhadap Aipda Yudhi Perdana Putra maupun penyerangan terhadap anggota lainnya, Dodik belum memberikan penjelasan lebih jauh.

“Peran nanti kita update lagi agar tidak mengganggu proses,” ujarnya.

Operasi Narkoba Berakhir Ricuh

Personel Polres Katingan memulai operasi penggerebekan dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis dini hari. Saat operasi berlangsung, sejumlah orang melawan petugas hingga terjadi penyerangan.

Dalam insiden tersebut, pelaku membacok kepala Aipda Yudhi Perdana Putra hingga anggota Polri itu meninggal dunia.

Dua anggota lainnya, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan menyeberangi Sungai Katingan. Setelah itu, keduanya sempat hilang.

Tim Gabungan Menemukan Seluruh Personel

Tim gabungan menemukan Bripda Nopandri Ramadhana di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan pada Sabtu (4/7/2026).

Sehari kemudian, tim gabungan kembali menemukan Aiptu Sumariyanto di kawasan DAS Katingan. Penemuan itu mengakhiri proses pencarian seluruh personel yang terdampak dalam operasi tersebut.

Meski proses pencarian telah selesai, keluarga korban serta jajaran Polres Katingan dan Polda Kalimantan Tengah masih berduka atas gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra.

Polisi Terus Mengembangkan Kasus

Penyidik tidak berhenti setelah menangkap tiga terduga pelaku. Tim gabungan terus memburu orang lain yang diduga ikut menyerang personel kepolisian.

Sebelumnya, tim gabungan menangkap salah seorang terduga pelaku di sebuah lanting sedot emas di kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah. Penangkapan itu menjadi bagian dari rangkaian pengembangan penyidikan.

Kapolres memastikan pengejaran masih terus berlangsung.

“Terduga pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan. Kami akan terus melakukan pengembangan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan,” tegas Dodik.

Polisi Fokus Mengungkap Seluruh Rangkaian Perkara

Kasus penyerangan di Tumbang Kalemei menyita perhatian masyarakat Kalimantan Tengah. Selain menewaskan seorang anggota Polri, perkara ini juga berkaitan dengan penyelidikan dugaan jaringan peredaran narkotika yang menjadi target operasi.

Penyidik kini menelusuri hubungan para terduga pelaku dengan dugaan jaringan tersebut. Tim juga terus menguji setiap alat bukti untuk memastikan peran masing-masing orang.

Melalui penyidikan yang menyeluruh, kepolisian menargetkan pengungkapan perkara secara tuntas. Langkah itu diharapkan memberi kepastian hukum bagi keluarga korban, institusi kepolisian, dan masyarakat serta membawa seluruh pihak yang terbukti terlibat ke proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Saluran Resmi
Ikuti WhatsApp Channel folitimes.id
Dapatkan update berita terbaru, isu publik, peristiwa daerah, dan kabar penting Kalimantan Tengah langsung dari saluran resmi folitimes.id.
folitimes.id — Membaca Untuk Memahami

iklan Siap Pasang
Kerja Sama Media

Jalin Kerja Sama Bersama folitimes.id

Buka peluang kolaborasi untuk publikasi, media partner, promosi usaha, branding, dan penyebarluasan informasi bersama folitimes.id untuk bisnis, lembaga, komunitas, maupun instansi.

Publikasi Media Partner Promosi Branding

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *