IHSG Melonjak, Saham Perbankan dan Komoditas Pimpin Penguatan

IHSG menembus level enam ribu setelah saham perbankan dan komoditas bergerak kuat

IHSG ditutup menguat 1,92 persen ke level 6.037,84, ditopang saham perbankan, energi, barang baku, dan industri.
IHSG ditutup menguat 1,92 persen ke level 6.037,84, ditopang saham perbankan, energi, barang baku, dan industri.
JAKARTA, folitimes.id – Pasar saham Indonesia menutup perdagangan Senin, 13 Juli 2026, dengan perubahan arah yang tajam. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bangkit dari tekanan pagi dan kembali menembus level psikologis 6.000.

IHSG menutup sesi kedua di posisi 6.037,84. Indeks menguat 113,48 poin atau 1,92 persen dari penutupan Jumat, 10 Juli 2026, yang berada di level 5.924,36.

Reli tersebut tidak bergerak merata. Saham perbankan besar, energi, pertambangan, dan industri menjadi mesin utama penguatan. Sementara itu, sektor kesehatan dan barang konsumen primer masih menghadapi tekanan.

Penutupan Bursa 13 Juli 2026
IHSG 6.037,84
▲ 113,48 poin  |  +1,92%
IHSG bergerak dari level terendah 5.898,15 hingga menyentuh posisi tertinggi 6.037,84.

IHSG Berbalik Tajam Setelah Tekanan Pagi

IHSG membuka perdagangan pada posisi 5.934,72. Indeks sempat turun hingga 5.898,15 ketika tekanan bursa kawasan mendorong investor melepas saham pada awal sesi.

Situasi berubah menjelang sesi kedua. Investor kembali memburu saham berkapitalisasi besar setelah S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit jangka panjang Indonesia pada level BBB dengan prospek stabil.

Sentimen tersebut memperkuat persepsi bahwa risiko investasi Indonesia masih terkendali. Aksi beli kemudian mengalir ke perbankan, pertambangan, energi, dan industri.

Perjalanan IHSG Sepanjang Perdagangan
IndikatorPosisiPembacaan Pasar
Penutupan sebelumnya5.924,36Acuan perdagangan Jumat
Pembukaan5.934,72Dibuka sedikit menguat
Terendah harian5.898,15Tekanan jual
Penutupan dan tertinggi6.037,84Reli sesi II
Perubahan harian+1,92%Menguat 113,48 poin

Barang Baku dan Energi Memimpin Reli

Sembilan dari sebelas indeks sektoral bergerak menguat. Barang baku mencatat kenaikan terbesar sebesar 2,96 persen.

Sektor energi menyusul dengan penguatan 2,66 persen. Perindustrian naik 2,44 persen dan ikut memperkuat reli IHSG.

Namun, dua sektor gagal mengikuti arus penguatan. Sektor kesehatan turun 0,26 persen, sedangkan barang konsumen non-siklikal melemah tipis 0,05 persen.

Peta Sektor Paling Bergejolak
SektorPerubahanStatusAnalisis
Barang Baku▲ 2,96%TerkuatDidorong saham tambang dan komoditas
Energi▲ 2,66%MenguatPermintaan mengalir ke saham energi besar
Perindustrian▲ 2,44%MenguatUNTR menjadi salah satu penopang LQ45
Kesehatan▼ 0,26%MelemahTertinggal dari reli indeks utama
Konsumen Non-Siklikal▼ 0,05%Turun tipisUNVR ikut memberi tekanan

Bank Besar Mengangkat IHSG

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI menjadi penggerak terbesar. BMRI menyumbang sekitar 13,96 poin terhadap kenaikan IHSG.

BMRI naik dari acuan penutupan sebelumnya sekitar Rp4.080 menjadi Rp4.250. Saham tersebut bertambah Rp170 atau menguat 4,16 persen.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI juga bergerak agresif. BBRI naik Rp80 dari sekitar Rp2.790 menjadi Rp2.870 atau menguat 2,86 persen.

Kenaikan dua bank besar tersebut memperlihatkan bahwa reli tidak hanya bergantung pada saham lapis kedua. Dana investor juga masuk ke saham yang memiliki bobot besar terhadap indeks.

Saham Utama Penggerak IHSG
KodeEmitenHarga AwalPenutupanPerubahanKontribusi IHSG
BMRIBank MandiriRp4.080Rp4.250▲ 4,16%13,96 poin
BBRIBank Rakyat IndonesiaRp2.790Rp2.870▲ 2,86%11,74 poin
AMMNAmman Mineral Internasional▲ 7,69%11,43 poin
BRPTBarito Pacific▲ 8,02%7,58 poin
UNTRUnited Tractors▲ 5,71%4,17 poin
Tanda “—” digunakan karena harga pembukaan dan penutupan rinci belum tersedia dalam data publik yang menjadi dasar artikel. Persentase perubahan tetap mengacu pada data penutupan.

UNVR Memimpin Tekanan pada LQ45

Tidak semua saham menikmati reli. PT Unilever Indonesia Tbk atau UNVR menjadi saham dengan penurunan terdalam dalam kelompok LQ45.

UNVR melemah 2,89 persen. PT Surya Citra Media Tbk atau SCMA menyusul dengan koreksi 1,92 persen.

PT Hartadinata Abadi Tbk atau HRTA turun 0,84 persen. Koreksi tersebut menunjukkan investor masih melakukan rotasi dari saham defensif menuju saham komoditas, industri, dan perbankan.

Top Gainers LQ45
BRPT
▲ 8,02%
AMMN
▲ 7,69%
UNTR
▲ 5,71%
Top Losers LQ45
UNVR
▼ 2,89%
SCMA
▼ 1,92%
HRTA
▼ 0,84%

Transaksi Meningkat, tetapi Risiko Belum Hilang

Total volume perdagangan mencapai sekitar 25,44 miliar saham. Nilai transaksi mencapai Rp11,50 triliun.

Sebanyak 377 saham menguat. Sebanyak 250 saham melemah dan 167 saham tidak berubah.

Komposisi tersebut menunjukkan penguatan pasar cukup luas. Namun, investor tetap perlu mencermati tekanan terhadap rupiah, harga energi, dan volatilitas bursa Asia.

Data Perdagangan
Volume
25,44 miliar
Nilai transaksi
Rp11,50 triliun
Saham naik
377
Saham turun
250

Prospek IHSG pada Selasa 14 Juli 2026

Penutupan pada level tertinggi harian memberi sinyal kuat untuk perdagangan berikutnya. Momentum beli masih dapat membawa IHSG menguji area 6.080 hingga 6.120.

Namun, kenaikan 1,92 persen dalam satu hari juga membuka ruang aksi ambil untung. Investor yang membeli pada harga rendah berpotensi mengamankan keuntungan sejak awal perdagangan Selasa.

Area 6.000 menjadi batas psikologis penting. IHSG perlu bertahan di atas level tersebut agar tren pemulihan tetap terjaga.

Apabila tekanan jual kembali muncul, area 5.980 hingga 6.000 dapat berfungsi sebagai zona konsolidasi. Pergerakan BMRI, BBRI, AMMN, BRPT, dan UNTR akan kembali menentukan arah indeks.

Skenario Perdagangan 14 Juli 2026
SkenarioArea IHSGPemicu
Bullish6.080–6.120Dana kembali masuk ke bank dan komoditas
Konsolidasi5.980–6.040Investor menunggu arah pasar global
KoreksiDi bawah 5.980Profit taking dan tekanan bursa kawasan

Catatan: Analisis proyeksi tidak menjamin arah harga. Investor perlu memeriksa kondisi keuangan emiten, profil risiko, dan perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan investasi.

Saluran Resmi
Ikuti WhatsApp Channel folitimes.id
Dapatkan update berita terbaru, isu publik, peristiwa daerah, dan kabar penting Kalimantan Tengah langsung dari saluran resmi folitimes.id.
folitimes.id — Membaca Untuk Memahami

iklan Siap Pasang
Kerja Sama Media

Jalin Kerja Sama Bersama folitimes.id

Buka peluang kolaborasi untuk publikasi, media partner, promosi usaha, branding, dan penyebarluasan informasi bersama folitimes.id untuk bisnis, lembaga, komunitas, maupun instansi.

Publikasi Media Partner Promosi Branding

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *