JAKARTA, folitimes.id – Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Jumat, 10 Juli 2026 sekitar pukul 10.51 WIB menunjukkan rotasi dana masih menjadi tema utama pasar. Investor mengalihkan fokus ke saham berbasis komoditas, infrastruktur, dan properti, sementara saham perbankan berkapitalisasi besar bergerak lebih terbatas.
Pola tersebut mengindikasikan pelaku pasar belum melakukan akumulasi secara menyeluruh. Dana justru mengalir ke sektor yang menawarkan momentum jangka pendek setelah sejumlah harga komoditas global menunjukkan penguatan.
Rotasi Sektor Menjadi Penopang IHSG
Pergerakan indeks pada sesi pertama tidak sepenuhnya bergantung pada saham perbankan. Sektor energi, bahan baku, dan infrastruktur mengambil alih peran sebagai penopang utama.
Kondisi tersebut menunjukkan investor mulai mencari peluang di luar saham-saham berkapitalisasi besar. Strategi itu lazim muncul ketika pasar menunggu katalis baru dari dalam maupun luar negeri.
Tabel Pergerakan Sektor
| Sektor | Arah | Analisis |
|---|---|---|
| Energi | Menguat | Didukung minat beli pada saham komoditas. |
| Basic Materials | Menguat | Permintaan investor meningkat. |
| Infrastruktur | Menguat | Rotasi dana berlanjut. |
| Properti | Menguat | Investor mulai melakukan akumulasi selektif. |
| Keuangan | Sideways | Perbankan besar bergerak terbatas. |
| Teknologi | Campuran | Belum muncul arah yang dominan. |
Saham yang Menjadi Perhatian Pasar
Perdagangan pagi memperlihatkan beberapa saham unggulan mengalami tekanan tipis. Sebaliknya, saham berbasis komoditas mampu mempertahankan momentum positif.
Tabel Perbandingan Harga
| Kode | Harga Awal | Harga Saat Ini* | Arah |
|---|---|---|---|
| BBRI | 2.780 | 2.770 | Melemah tipis |
| BBCA | 6.200 | 6.125 | Melemah |
| BMRI | 4.040 | 4.030 | Melemah tipis |
| TLKM | 2.510 | 2.460 | Melemah |
| UNTR | 24.050 | 24.550 | Menguat |
| HMSP | 680 | 695 | Menguat |
Investor Perlu Mencermati Arus Dana
Pergerakan pasar pada sesi pagi belum cukup untuk menyimpulkan arah perdagangan hingga penutupan. Fokus investor kini tertuju pada besarnya volume transaksi, distribusi dana asing, serta keberlanjutan penguatan sektor komoditas.
Jika volume beli mampu bertahan hingga sesi kedua, peluang penguatan IHSG tetap terbuka. Sebaliknya, peningkatan aksi ambil untung pada saham berkapitalisasi besar berpotensi menahan laju indeks.
Catatan: Angka harga pada tabel merupakan snapshot sekitar pukul 10.51 WIB dan dapat berubah mengikuti perdagangan yang berlangsung. Artikel ini bukan rekomendasi investasi.















