PALANGKA RAYA – Folitimes.id- Keputusan memperpanjang masa pendaftaran atlet Porprov Kalteng XIII selama dua pekan memunculkan pertanyaan soal kesiapan teknis penyelenggaraan. Pasalnya, langkah ini diambil setelah banyaknya keluhan dari daerah, cabang olahraga, hingga atlet, terutama terkait sistem pendaftaran berbasis IT.
menyikapi berbagai kendala yang muncul selama proses pendaftaran tahap awal. Pihak KONI Kalimantan Tengah akhirnya menggelar rapat internal di Kantor KONI Kalteng, Jalan Thamrin, Palangka Raya, Selasa (14/4/2026),
Rapat yang dipimpin Ketua Harian Hasanuddin Noor bersama jajaran pengurus itu akhirnya memutuskan memperpanjang masa pendaftaran selama 15 hari, terhitung 15 hingga 30 April 2026.
Namun, di balik kebijakan tersebut, muncul indikasi adanya persoalan teknis yang belum sepenuhnya tuntas. Sejumlah daerah sebelumnya dilaporkan mengalami kesulitan dalam mengakses dan menginput data atlet melalui sistem yang disediakan.
Jika tidak segera dibenahi, kondisi ini berpotensi merugikan atlet, terutama mereka yang telah siap bertanding namun terhambat secara administratif.
“Berdasarkan banyaknya masukan dari daerah, serta untuk memaksimalkan sistem IT, kami sepakat memperpanjang masa pendaftaran tahap pertama,” ujar Hasanuddin Noor.
Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk respons terhadap masukan daerah, sekaligus upaya menyukseskan Porprov. Meski demikian, KONI belum merinci secara terbuka sejauh mana kendala sistem IT yang terjadi.
Perpanjangan ini juga membuka peluang bertambahnya jumlah atlet dari sebelumnya tercatat sebanyak 7.130 orang. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait validitas data jika proses pendaftaran tidak diimbangi dengan verifikasi ketat.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi, M. Rasad Samuel, meminta seluruh KONI daerah dan pengurus cabang olahraga segera memanfaatkan tambahan waktu tersebut, sembari memperkuat koordinasi dengan tim IT.
“Mohon koordinasi dengan tim sekretariat dan IT agar tidak ada kendala. Manfaatkan waktu dua minggu ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Ia juga mendorong peran aktif Technical Delegate (TD) dalam mempercepat proses pendaftaran di masing-masing daerah.
Sementara itu, Kepala Sekretariat KONI Kalteng, Qudit Maseh, mengakui jumlah atlet masih berpotensi bertambah seiring dibukanya kembali pendaftaran. Pihaknya akan kembali melakukan koordinasi dengan tim IT di daerah.
Perpanjangan ini pun menimbulkan efek lanjutan yang perlu diantisipasi, mulai dari proses verifikasi data atlet, penyusunan jadwal pertandingan, hingga kesiapan teknis pelaksanaan Porprov Kalteng XIII yang dijadwalkan berlangsung di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Oktober mendatang.
Dengan waktu yang semakin terbatas, publik kini menanti langkah konkret KONI Kalteng dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, tanpa mengorbankan kualitas dan integritas kompetisi. adm











