KATINGAN, folitimes.id — Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memantau pencarian dua personel Polri yang hilang di Kabupaten Katingan dari udara, Jumat, 3 Juli 2026.
Keduanya menyisir kawasan yang berkaitan dengan operasi penggerebekan terduga bandar narkoba. Patroli udara mengarah ke titik terakhir keberadaan dua anggota Polri, termasuk jalur Sungai Katingan yang kini menjadi fokus tim gabungan.
“Kami bersama Bapak Gubernur melakukan patroli udara ke wilayah Katingan untuk melihat langsung lokasi kejadian, titik terakhir keberadaan personel yang hilang, serta memantau proses pencarian yang dilakukan tim SAR di sepanjang aliran Sungai Katingan,” kata Iwan.
Langkah itu menunjukkan pencarian sudah memasuki fase krusial. Polda Kalteng dan pemerintah daerah kini mengerahkan kekuatan penuh setelah operasi narkoba di Katingan berubah menjadi insiden serius.
Tim Sisir Sungai dan Daratan
Tim gabungan memperluas penyisiran melalui jalur sungai dan darat. Mereka tidak hanya memeriksa titik awal kejadian, tetapi juga menyebar ke sejumlah lokasi yang berkaitan dengan rute terakhir dua personel tersebut.
Kapolda menyebut seluruh potensi sudah bergerak. Unsur SAR dan instansi terkait ikut memperkuat operasi pencarian di lapangan.
“Kami terus mengoptimalkan seluruh upaya pencarian bersama tim SAR dan unsur terkait. Semua potensi yang ada dikerahkan agar proses pencarian berjalan maksimal,” ujarnya.
Sungai Katingan menjadi titik penting dalam pencarian. Tim gabungan menyisir aliran sungai karena lokasi itu berkaitan dengan keberadaan terakhir dua personel yang hilang.
Namun, pencarian di kawasan sungai tidak mudah. Tim harus membaca arus, memperluas radius penyisiran, dan memeriksa setiap titik rawan secara teliti.
Kapolda Evaluasi Langsung dari Lapangan
Kapolda menegaskan Polda Kalteng terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat. Ia juga memastikan perkembangan pencarian tetap berada dalam pemantauan langsung.
Tim lapangan terus mengevaluasi strategi pencarian. Mereka mengukur efektivitas penyisiran, membaca ulang titik prioritas, dan menyesuaikan pola gerak sesuai kondisi medan.
“Mudah-mudahan kedua personel yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan. Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh tim yang terlibat dalam pencarian,” ucapnya.
Hingga kini, tim gabungan masih menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Katingan. Mereka bekerja intensif dengan dukungan berbagai unsur.
Operasi Narkoba Berubah Jadi Pencarian Besar
Dua personel Polri tersebut hilang saat menjalankan tugas dalam rangkaian penggerebekan terduga bandar narkoba di Kabupaten Katingan. Peristiwa itu kini menarik perhatian besar karena aparat dan pemerintah daerah turun langsung ke lapangan.
Kasus ini tidak lagi berhenti pada penegakan hukum narkotika. Insiden tersebut berkembang menjadi operasi pencarian besar yang menuntut kecepatan, ketelitian, dan koordinasi lintas instansi.
Polda Kalteng meminta dukungan masyarakat selama proses pencarian berlangsung. Informasi dari warga sekitar dapat membantu tim menentukan arah penyisiran berikutnya.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar kedua personel segera ditemukan. Terima kasih kepada seluruh tim SAR dan unsur terkait yang terus bekerja tanpa kenal lelah dalam operasi pencarian ini,” tutur Iwan.
Pencarian dua personel itu masih berlanjut. Tim gabungan terus menyisir jalur sungai dan daratan, sementara Polda Kalteng menunggu perkembangan terbaru dari lapangan.












