PALANGKA RAYA – Folitimes.id- Rekaman percakapan antara Halili Hasbullah dan terdakwa H. Romy yang viral di media sosial akhirnya diklarifikasi. Halili memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah pada Sabtu (18/4) untuk memberikan penjelasan.
Dalam keterangannya, Halili mengakui bahwa suara dalam rekaman tersebut adalah miliknya. Namun, ia membantah tuduhan adanya permintaan uang untuk jaksa atau pegawai kejaksaan.
“Itu memang suara saya, tetapi tidak benar jika diarahkan untuk meminta uang kepada jaksa,” tegasnya di depan gedung Kejati Kalteng.
Halili menjelaskan, percakapan itu terjadi saat H. Romy meminta saran hukum terkait kasus yang dihadapi. Ia mengaku hanya menyarankan agar menyiapkan dana jika sewaktu-waktu diperlukan untuk pengembalian kerugian negara.
Menurut Halili, angka Rp1 miliar yang muncul dalam rekaman merupakan perkiraan pribadi, bukan permintaan dari pihak kejaksaan Negero Kotawaringin Barat. Ia juga menyarankan agar H. Romy mencari dukungan dari pihak lain jika merasa keberatan dengan jumlah tersebut.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Halili menyampaikan permohonan maaf kepada institusi kejaksaan atas kegaduhan yang timbul akibat rekaman tersebut.
Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada uang yang diterima dari H. Romy. Halili memastikan komunikasi itu hanya sebatas konsultasi pribadi dan tidak melibatkan kesepakatan ilegal.











