PALANGKA RAYA, folitimes.id — Perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Siswa kini dapat mengakses berbagai sumber belajar melalui internet, video pembelajaran, aplikasi edukasi, dan platform digital lainnya.
Meski demikian, peran guru tetap tidak tergantikan. Teknologi dapat menyediakan informasi, tetapi guru memiliki peran penting dalam membimbing siswa memahami informasi tersebut secara benar.
Guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran. Guru juga membantu siswa membangun karakter, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis. Hal ini tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh perangkat digital.
Di era digital, tantangan siswa bukan lagi kekurangan informasi, melainkan memilah informasi yang benar. Dalam kondisi ini, guru berperan sebagai pendamping agar siswa tidak mudah menerima informasi secara mentah.
Guru juga membantu siswa memahami konteks. Materi yang ditemukan di internet belum tentu sesuai dengan kebutuhan belajar. Guru dapat menjelaskan, menyederhanakan, dan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari.
Selain itu, guru memiliki kemampuan membaca kondisi siswa. Ketika siswa mengalami kesulitan belajar, kehilangan motivasi, atau menghadapi masalah di sekolah, guru dapat memberi perhatian dan arahan.
Teknologi justru dapat menjadi alat bantu bagi guru. Pembelajaran dapat dibuat lebih menarik melalui video, kuis digital, presentasi interaktif, dan sumber belajar daring.
Namun, penggunaan teknologi tetap perlu dikendalikan. Tanpa pendampingan, siswa bisa terdistraksi oleh konten hiburan atau informasi yang tidak relevan dengan pelajaran.
Karena itu, guru perlu terus meningkatkan kemampuan digital. Penguasaan teknologi membantu guru menyampaikan materi dengan cara yang lebih kreatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa masa kini.
Sekolah juga perlu mendukung guru melalui pelatihan dan fasilitas yang memadai. Dengan dukungan tersebut, pembelajaran digital dapat berjalan lebih efektif.
Era digital bukan mengurangi peran guru, tetapi memperluas cara guru mengajar. Guru tetap menjadi tokoh penting dalam pendidikan karena hadir bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing dan pembentuk karakter siswa.












